Seni Berciuman, Mata Terbuka vs Mata Tertutup

 
Seni Berciuman, Mata Terbuka vs Mata Tertutup
 
Foto: Corbis
MANA yang lebih berkesan serta lebih nikmat, berciuman dengan kedua mata tertutup atau terbuka?

“Keduanya sama-sama berkesan dan juga nikmat untuk dilakukan, tergantung kesenangan pelakunya. Seseorang dapat menutup matanya atau juga membuka matanya ketika berciuman,” tulis Ki Guno Asmaro, penulis buku “Kamasutra & Kecerdasan Seks Modern”.

Menurut Ki Guno Asmoro, berciuman sambil menutup kedua mata bagi sebagian orang jauh lebih berkesan, karena mereka dapat lebih menghayati ciuman yang tengah mereka lakukan. Dengan mata tertutup pula mereka akan menambah gejolak seksual yang tengah meledak-ledak dengan saling meraba ataupun mengelus-elus bagian penting dari tubuh pasangan.

Sementara bagi sebagian orang yang lain, berciuman dengan mata terbuka jauh lebih berkesan dan nikmat rasanya, karena mereka dapat mempraktikkan ciuman berikut variasinya.

“Dengan mata terbuka, para pecinta dapat pula menambah varisi unik penambah sensasi berciuman, seperti saling ‘mengoper’ permen atau potongan buah segar setelah dikulum masing-masing. Dengan mata terbuka pula para pecinta dapat menatap reaksi mata pasangannya hingga semakin menambah gelora bercinta,” pungkasnya.

 
(tty)
 

__._,_.___




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: